Teh Herbal 155

Print

Jual Teh Herbal Online
"Kami benaluteh155.com menjual berbagai macam produk teh herbal yang menyehatkan tanpa efek samping, dan solusi bagi berbagai macam penyakit."
SMS Pemesanan:
0852-1188-7802

TEH  HERBAL 155
"Teh Sehat Yang Menyehatkan Tanpa Efek Samping"

       
            -Produsen Resmi-

           

 

 

 

Alam semesta sebagai ciptaan-Nya memang sudah disediakan untuk memberikan manfaat bagi manusia. Berbagai tumbuhan yang ada ternyata sangat bermanfaat untuk kesehatan kita. kombinasi Benalu Teh 155 terdiri dari: Mahkota Dewa, Benalu Teh, Teh Hijau, Daun Salam, dan Jinten Hitam.

  • Mahkota Dewa

Mahkota dewa (Phaleria macrocarpa Fructu)  sering  ditanam di pekarangan sebagai tanaman hias atau di kebun-kebun sebagai tanaman peneduh. Secara tradisional (secara empiris)  tanaman ini diyakini  dapat  mengobati  berbagai penyakit asam urat, gatal-gatal, pegal-pegal, atau flu, kanker dan diabetes. Dari pengalaman empiris ini banyak  ahli tertarik untuk  melakukan penelitian mengeksplorasi khasiat mahkota dewa. 

Komponen bioaktif daging Buah mahkota yang sudah berhasil diidentifikasi polifenol seperti lignan dan senyawa syringaresinol. Dari uji  penapisan antikanker in vitro terhadap sel leukemia menunjukkan bahwa bioaktivitas ekstrak buah mahkota dewa sangat berpotensi untuk anti kanker.  Kemampuan penghambatan/pengobatan  kanker berdasarkan kemampuannya menurunkan aktivitas Tirosin Kinase, daya antioksidan dan aktivitasnya terhadap sel kanker (sel line).

Mahkota dewa juga mengandung ZAT ANTIHISTAMIN.  Zat ini merupakan penangkal alergi.  Sehingga ekstrak mahkota dewa berpotensi untuk menyembuhkan aneka penyakit alergi yang disebabkan histamin, seperti biduren, gatal-gatal, selesma, dan sesak napas.

  • Benalu Teh

Benalu merupakan epifit atau tumbuhan yang menempel pada tumbuhan lain, seperti anggrek pada inangnya. Benalu yang tumbuh pada teh (Scurulla atropurpurea).  Secara tradisional (empiris) benalu teh  dikenal memiliki khasiat obat, terutama untuk mencegah tumor atau kanker (tumor ganas). Bagaimana mekanisme benalu teh dalam mencegah kanker, termasuk bahan aktif apa saja yang terkandung dalam benalu teh yang efektif mengatasi sel tumor atau kanker, belum ada jawaban yang pasti.

Retno, M  (2000), melaporkan   ekstrak total air  dapat menghancurkan secara spesifik  sel tumor fibroblast (fibrosarcoma) WEHI-164.  Hasil  ini diperkuat oleh penelitian Winarno, M.W, dkk (2001) , bahwa efek merusak ekstrak benalu teh  spesifik hanya pada sel tumor. Dari penelitian tersebut berhasil diungkapkan dua kemungkinan mekanisme kerja benalu teh dalam mengatasi tumor: pertama, bahan aktif tertentu dalam benalu teh langsung membunuh sebagian sel tumor, dengan terlebih dulu menyebabkan kerusakan-kerusakan; kedua, mengkondisikan sel tumor menjadi lebih peka terhadap TNFa yang dilepas sistem kekebalan tubuh, dengan kata lain meningkatkan kinerja TNFa. Selain  itu ekstrak benalu the juga telah dilaporkan dapat meningkatkan sistem kekebalam tubuh melalui  peningkatan konsentrasi imunoglubolin G (IgG), (Winarno, M.W., dkk, 2000).

Penelitian awal oleh BATAN bekerjasama dengan Osaka Medical Center, Jepang telah mampu mengidentifikasi komponen aktif pada benalu teh dari Gunung Mas, Cipanas Jawa Barat.  Senyawa yang berhasil diidentifikasi adalah 6 senyawa asam lemak tak jenuh, 2 senyawa santin, 2 senyawa flavonol glikosida, 4 senyawa flavonol, 1 senyawa lignan glikosida, dan satu senyawa monoterpene glukosida. Octadeca-8,10,12-triynoic acid mampu menghambat invasi sel kanker (sel kanker MM1)  sebesar 99,4% pada konsentrasi 10 mg/ml pada tikus percobaan.  Walaupun masih perlu penelitian lanjut, hal ini telah memberikan dukungan ilmiah keyakinan empiris bahwa ekstrak benalu teh berpotensi untuk digunakan sebagai bahan antikanker

  • Teh Hijau

Teh hijau (Teh hijau)  mengandung catechin lebih banyak bila dibandingkan dengan teh hitam atau teh oolong. Cathecin merupakan komponen bioaktif pada teh yang mempunyai aktivitas  antioksidan yang kuat.  Di Negara Jepang dan China, teh hijau ini digunakan sebagai minuman tradisional yang menyehatkan.asti. Banyak penelitian melaporkan teh hijau  mungkin berkontribusi dalam menurunkan risiko penyakit kardiovaskuler serta beberapa bentuk kanker.

Teh hijau juga digunakan untuk kesehatan rongga mulut dan juga fungsi-fungsi fisiologis lainnya seperti efek antihipertensi, untuk mengontrol berat badan, aktivitas antibakterial dan antiviral, proteksi terhadap sinar ultraviolet, peningkatan densitas mineral tulang, potensi antifibrosis, dan sebagai sebagai neuroprotektor. Namun konsumsi teh berlebihan adalah lebih disebabkan oleh: (i) adanya kandungan kafein, (ii) adanya kandungan aluminium, (iii) pengaruh polifenol terhadap absorpsi zat besi dalam saluran cerna yang mungkin memberikan efek yang kurang baik bagi beberapa orang.

  • Daun Salam

Pengalaman empiris (tradisional)  turun temurun yang  diperkuat dengan bukti-bukti riset ilmiah, membuktikan daun salam yang mengandung minyak atistri, tanin dan flavonoid, menularkan efek hipoglikemik. Artinya, kombinasi zat-zat kimia yang terkandung dalam daun salam mampu menurunkan kadar gula darah yang melejit di atas normal. Khasiatnya tidak cuma itu. Daun salam juga terbukti efektif menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol darah, serta mengobati sakit maag (gastritis), katarak, gatal-gatal (pruritus), kudis (scabies) dan eksim (eczema).

Penelitian yang dilakukan secara terpisah oleh Beni Warman dari FMIPA Universitas Andalas dan Retno Sudewi dari Universitas Gajah Mada, memperkuat bukti kehebatan daun salam. Keduanya menyimpulkan fakta bahwa ekstrak daun salam berkhasiat pula menghambat pertumbuhan bakteri-bakteri penyebab penyakit, seperti bakteri Escherichia coli, Vivrio Cholera dan Salmonella Sp. Berkat daya antibakteri ini, daun salam dapat mengatasi serangan diare.

  • Jinten Hitam

Di Arab, jintan hitam dikenal sebagai habbatus sauda (biji yang menyenangkan) atau habbatul baraka, artinya biji yang membawa berkah. Bagi kaum muslim, jintan hitam merupakan anugerah Allah. Anjuran Nabi Muhammad SAW untuk memanfaatkan jintan hitam tercatat dalam sebuah hadis,”Tetaplah berobat dengan Habbatus sauda karena sesungguhnya ia bisa mengobati semua penyakit, kecuali kematian.” Tak heran, tanaman bemama Latin Nigella sativa L ini masuk dalam daftar obat alami di buku Al-Tibb al-Nabawi atau Pengobatan Cara Nabi. Keampuhan jintan hitam menyebar hingga Mesir, Yunani, dan India.

Dalam kuburan Tutankhamen ditemukan narasi bahwa jintan hitam dipakai dokter pribadi Firaun sebagai bahan baku minyak dan salep untuk mengobati gangguan pencernaan. Cleopatra dan Nefertiti memakainya untuk merawat kulit agar tetap lembut.
Dari peneltian ilmiah dialporkan Jinten hitam (Habbatussauda’) dapat meningkatkan jumlah sel-sel T yang baik untuk meningkatkan sel-sel pembunuh alami. atau dengan kata lain  dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan dapat digunakan bioregulator.

-Sekian-

         -Produsen Resmi-

 

Copyright Oskar-2013 Designed by Joomla templates. All Rights Reserved.
www.plusbenaluteh155.com